Beranda Formal Mahasiswa IPB Temukan Solusi untuk Para Buruh Kerja di Indonesia

Mahasiswa IPB Temukan Solusi untuk Para Buruh Kerja di Indonesia

282
Bagikan

Agung Suharyana, mahasiswa Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) Institut Pertanian Bogor (IPB) meraih juara 1 dalam lomba esai “Mari Membangun Negeri” tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Future Leader League dengan judul esai “Automatic Welfare of Labour: Standarisasi Penataan Buruh dalam Pelaksanaan Kontrak Kerja Berbasis Flexicurity System”.

Dalam esainya, Agung membuat sebuah gagasan sebagai solusi bagi para tenaga kerja buruh yang ada di Indonesia yang disebut Automatic Welfare of Labour (AWL)

Hosting Unlimited Indonesia

Automatic Welfare of Labour (AWL) merupakan gagasan aplikasi yang berawal dari kepedulian Agung saat melihat maraknya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) buruh yang dilakukan sewenang-wenang dan besar-besaran. Menurutnya bahwa “Persoalan PHK buruh Memang sesuai dengan hukum pasar ketika produksi menurun maka dengan input yang digunakan pasti menurun, tapi dari segi sosial tidak manusiawi”.

Program AWL dirancang dengan pendekatan teknologi berupa aplikasi yang telah terintegrasi dengan Smartphone dan kartu yang diberi nama “labour card”. Flexicurity system merupakan kombinasi antara flexibility (fleksibilitas) dan security (keamanan). Fleksibilitas keamanan kemudian membentuk “segitiga” dengan kebijakan pasar tenaga kerja aktif. Program AWL ini akan difokuskan pada penataan buruh yang berstandar internasional. Penataan yang dibuat berintegrasi dengan aplikasi AWL yang telah disiapkan.

Dari sisi jaminan sosial, Labour Card menjadi daya tarik dalam program AWL. Labour Card berintegrasi dengan dinas ketenagakerjaan, dinas kesehatan dan lembaga asuransi dalam memberikan jaminan sosial kepada buruh. Program AWL ini menarik karena buruh yang di PHK akan tetap mendapatkan jaminan kesehatan selama tiga bulan terhitung saat surat PHK diberikan.

Tidak hanya itu, setiap buruh yang terkena PHK akan mendapatkan dana bantuan berupa modal usaha. Pemberian modal usaha merupakan perwujudan tanggungjawab sosial untuk mendorong buruh berwirausaha sebagai bentuk pekerjaan alternatif sebelum mendapatkan pekerjaan lain (tetap). Besarnya jaminan, bantuan atau modal usaha serta insentif dikembalikan kewenangannya kepada setiap perusahaan terkait.

Untuk mewujudkam AWL ini, sangat dibutuhkan perhatian dari pemerintah pusat sampai daerah dan lembaga lembaga terkait lainnya seperti dinas ketenagakerjaan, dinkes, lembaga asuransi, dan industri teknologi komunikasi.

Harapanya bahwa setiap gagasan anak bangsa dapat ditidaklanjuti oleh pemerintah sebagai salah satu bentuk apresiasi terhadap karya tersebut. Agung juga mengatakan seperti yang dilasir Kemeristekdikti (29/5) bahwa sekalipun buruh kena PHK tetapi tidak semata-mata buruh itu sudah tidak ada harapan lagi untuk bekerja. Melalui aplikasi itu perusahaan bisa merekrut buruh tanpa harus mengedarkan pamflet lowongan kerja. Karena dalam aplikasi itu tersedia member semua buruh dengan kriteria nilai yang ada.

Komentar Facebook
Hosting Unlimited Indonesia

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here